kata-kata ini udah
gak asing didengar kan? Apalagi bagi kamu-kamu yang gaul dan kekinian… Ini bahasa udah semacam cemilan sehari-hari…
Menurut “KITAB GAUL”
KEPO berasal dari
bahasa Hokkian loh
KE = bertanya ,
sedangkan PO= nenek-nenek
Jadi bisa diartikan
NENEK-NENEK yang banyak TANYA, dan terlalu pengen tau urusan orang lain…"Kurang lebih
begitu deh artinyaa"
Miris sih ngelihat
orang-orang yang kurang paham mengontrol sikapnya dalam bertanya. Mungkin kita
ini kurang peka akan hal-hal yang ditanya, apakah menyinggung lawan bicara atau
tidak?
Belajarlah bersikap
sebagai orang yang tidak terlalu ikut campur atas privasi orang lain,
bersikaplah sebagai orang yang tau bertutur kata yang baik. Bertanya seperlunya
yang memberi manfaat untuk kedua belah pihak, bukan hanya menguntungkan sepihak
saja atau bertanya hanya ingin mencari tau atau hanya untuk mencari bahan pembicaraan
ke pihak lain atau bahan perbandingan antara satu dan yang lain, maybe kan?
Tidak perlulah
terlalu banyak tanya soal
- Kapan menikah?
- Sudah menikah ya? Kok nggak ngundang, sombong
- Kapan mau punya anak?
- Sudah isi ya?
- Kerja dimana? Gajinya berapa?
- Tamatan dari mana?
- Ini rumah kamu? Ngontrak atau gimana?
- Itu mobil pacar kamu ya?
Kita harus
mengerti bahwa ada sebagian orang tidak nyaman ketika ditanyai hal-hal yang
bersifat pribadi. Mungkin kita harus lebih mengerti perbedaan SOMBONG dan
MENGHARGAI PRIVASI orang lain.
Kalau pertanyaan
diatas tidak ada kepentingannya bagi anda, lantas untuk apa ditanyakan?
