Minggu, 01 November 2015

KEPO


kata-kata ini udah gak asing didengar kan? Apalagi bagi kamu-kamu yang gaul dan kekinian…  Ini bahasa udah semacam cemilan sehari-hari…
Menurut “KITAB GAUL
KEPO berasal dari bahasa Hokkian loh
KE = bertanya , sedangkan PO= nenek-nenek
Jadi bisa diartikan NENEK-NENEK yang banyak TANYA, dan terlalu pengen tau urusan orang lain…"Kurang lebih begitu deh artinyaa"

Miris sih ngelihat orang-orang yang kurang paham mengontrol sikapnya dalam bertanya. Mungkin kita ini kurang peka akan hal-hal yang ditanya, apakah menyinggung lawan bicara atau tidak?
Belajarlah bersikap sebagai orang yang tidak terlalu ikut campur atas privasi orang lain, bersikaplah sebagai orang yang tau bertutur kata yang baik. Bertanya seperlunya yang memberi manfaat untuk kedua belah pihak, bukan hanya menguntungkan sepihak saja atau bertanya hanya ingin mencari tau atau hanya untuk mencari bahan pembicaraan ke pihak lain atau bahan perbandingan antara satu dan yang lain, maybe kan?

Tidak perlulah terlalu banyak tanya soal
  • Kapan menikah?
  • Sudah menikah ya? Kok nggak ngundang, sombong 
  • Kapan mau punya anak?
  • Sudah isi ya?
  • Kerja dimana? Gajinya berapa?
  • Tamatan dari mana?
  • Ini rumah kamu? Ngontrak atau gimana?
  • Itu mobil pacar kamu ya?
dan lain sebagainyaaa

Kita harus mengerti bahwa ada sebagian orang tidak nyaman ketika ditanyai hal-hal yang bersifat pribadi. Mungkin kita harus lebih mengerti perbedaan SOMBONG dan MENGHARGAI PRIVASI orang lain.

Kalau pertanyaan diatas tidak ada kepentingannya bagi anda, lantas untuk apa ditanyakan?

Jumat, 09 Oktober 2015

Dalam Diamku

Sebatas memandang dalam helaan nafas
Sebatas tersenyum dalam hitungan detik
Sebatas kata yang tak butuh alasan
Dan semua hanya sekejab
yaaaa.... kita bertemu memang bukan untuk merangkai cerita
Hanya seperlunya saja, dan itulah yang terbaik untuk kita
Namun kau tetap tak terlupa
Selalu kusebut tanpa lelah dalam doa
Setia Kurindui dalam diam yang terjaga

Untuk kamu dalam doaku
Tetaplah di jalanNYA dan teguhkan hatimu
Aku percaya bahwa engkau adalah lelaki sholih yang ingin istiqomah kepadaNYA

Diam ku bukan berarti aku benci
Diamku bukan berarti aku meragu
Aku tahu bahwa kita sedang berusaha meraih ridho Ilahi

Untukmu yang jauh disana
Untukmu yang belum berubah
Untukmu yang selalu ingin taat kepadaNYA
Engaku tak akan kulepas dari doa
Biarlah jarak dan waktu kita berbeda
Biarlah senyum kita tak lagi saling menyapa
Asalkan kita tetap satu dalam doa
Kujaga kau dalam diamku
Kujaga kau dalam rindu yang kutitipkan kepadaNYA

Untukmu yang masih jadi rahasiaNYA
Untukmu yang taakan kulepas dari doa
Jagalah hatimu disana
Lanjutkan semua cita-cita
Raihlah impianmu untuk bela agamaNYA

Biarlah aku tetap disini dalam diamku
Biarlah aku juga melanjutkan impianku
Biarlah aku terjaga dalam doaku untukmu
Karena aku percaya jika DIA sudah berkehendak kita pasti akan bertemu
Jika takdirnya sudah berkata keluargamu pasti akan bertemu dan tak akan lagi ada yang menghalang
Dan jika memang akulah tulang rusukmu kau pasti akan menemuiku bersama waliku didepan penghulu. #Tausiyahku_

Senin, 05 Oktober 2015

Muhasabah

Terkadang Aku Takut Pada Diriku Sendiri...
Aku takut pada aku yang tanpa sadar menyenangkan pujian. aku yang bangga dengan julukan yang belum tentu ada padaku. hingga aku selalu menagih pujian dan aku merasa terhina saat tak ada yang memujiku. seakan aku lupa bahwa Allah SWT lah yang menutupi semua aib-aib ku hingga mereka memujiku.
Aku takut pada aku yang merasa paling pintar. paling sholeha. Merasa lebih baik dari orang lain.hingga akhirnya aku menyalahkan, merendahkan, bahkan menyakiti orang lain. Seakan aku lupa bahwa semua yang ada padaku Hanyalah Titipan. #Tausiyahku_

Jumat, 18 September 2015

The Queen/King of Reason

Hay guys udah kenal dengan yang namanya “HUTANG”?
Menurut om Wikipedia HUTANG adalah sesuatu yang dipinjam. Seseorang atau badan usaha yang meminjam disebut debitur. Entitas yang memberikan utang disebut kreditur.
Tetapi menurut aku HUTANG adalah meminjam sesuatu kepada orang lain dan harus dibayar pada waktu yang telah disepakati bersama tanpa ada alasan apapun!! Sesimple itu sih pengertian HUTANG versi aku.
Ohya guys kalian punya temen yang doyan ngutang gak sih? Rajin banget ngutang tapi males banget bayar, Like a The Queen/King of Reason !! Adaaaaaa aja alasannya kalau udah deket-deket tanggal pembayaran, atau tiba-tiba amnesia bahkan ngilang dari permukaan bumi!!! ada banget kan?? 

Niat baik kita yang ingin nolong terkadang disalah artikan mereka si kaum Ngutang ini, beda banget loh dengan orang yang niat bayar tapi benar-benar belum ada uang, dengan orang yang udah ada uang tapi gak niat bayar. Hati-hati loh situkang ngutang yang ogah bayar sama seperti PENCURI

Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِىَ اللَّهَ سَارِقًا


Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.”

Nahkan, makanya itu jangan main-main sama hutang. berani ngutang ya kudu harus bayar dong. Jangan nunggu ditaggih-tagih dulu, kalau sudah ada kesepakatan dari awal, ya harus ditepati dong janji manisnya, kamu mau tergolong dalam lingkup orang munafik? Salah satu cirinya "ketika berucap dia akan ingkar" #nauzubillah

Etapi, ada juga yang lupa beneran, niat banget mau bayar tapi lupa, nah tugasnya kita loh guys ingeti doi soal hutangnya, biasanya tipe pelupa akut kalau diingati pasti langsung dibayar saat itu juga, beda dengan yang pura-pura lupa, susah deh urusannya kalau gini!! Tak terkatakan…

Nah sekarang yang kamu hadapi tipe situkang ngutang yang mana?
Semoga situkang ngutang itu bukan kamu yaaa

Jumat, 15 Mei 2015

Apa Bekal kita??

Apa sebenarnya tujuan hidup ini?
Mungkin saya ataupun anda berbeda pendapat mengenai tujuan hidup, akan tetapi mungkin dari kebanyakan orang selalu bertujuan menjadi kaya raya, harta banyak, karir bagus, pendidikan lancar, rumah mewah dan layak huni, pasangan hidup yang tampan rupawan, cantik menawan dan sandang pangan tercukupi. Benarkah itu tujuan hidup kita? Tentu Iya!! Tanpa sadar diri ini pun bertujuan demikan.....
Hampir semua tujuan hidup manusia terfokus pada dunia,  dan HANYA DUNIA SAJA.
Bagaimana tujuan hidup akhir kita nanti? Apa bekal yang kita bawa nanti? Cukupkah sandang pangan kita disana nanti? Mewah kah rumah kita disana nanti? Kaya raya kah kita disana nanti? Sama siapa kita disana nanti? 
APAKAH KITA BAHAGIA DISANA NANTI? 
bisa jadi diri ini tidak membawa persediaan apa apa, hamba termiskin tanpa bekal apapun, tak punya sandang pangan, jangankan menyicil rumah mewah megah, gubuk pun tak mampu ia dirikan. MENGAPA?
"coba ketuk hati ini, tanya diri ini, sudah berapa banyak KEWAJIBAN yang diri ini TINGGALKAN?"

Selasa, 12 Mei 2015

KAPAN NIKAH?

Ketika saya memutuskan untuk menikahi seseorang, saya harus yakin bahwa dialah orang yang saya inginkan untuk menghabiskan hidup bersama-sama. Membesarkan anak, melewati masa-masa sulit, membaca buku berdua, berbagi mimpi dan cita-cita. Dia haruslah orang yang paling saya inginkan untuk berada disisi saya, ketika dunia tak lagi ramah menyapa. Pilihlah dengan siapa kita akan berbagi momen-momen itu. Pilih hati-hati, dengan istigharah dan pertimbangan yang sangat matang. Jangan karena khawatir gak dapat jodoh, gak enak omongan orang, takut kalah saing sama teman seangkatan atau dikejar target menikah. Lalu asal saja, yang penting status berubah? TIDAK, Karena hidup kita selanjutnya, masa depan anak-anak kita kelak sangat tergantung dari pilihan yang akan kita buat.

Pilihlah hanya karena ALLAH, libatkan ALLAH, choose for your love, then love your choice. Dan ketika pertanyaan “KAPAN NIKAH?” itu mampir lagi ditelinga, jangan biarkan ia mengusik perasaan, melainkan jadikan ia cambuk untuk memperbaiki diri sendiri, lagi dan lagi terus dan terus. Karena ALLAH memasangkan seseorang sesuai dengan kadar keimanannya. Keep positive-thinking and husnuzhon to ALLAH. Karena DIA adalah sebagaimana perasangka hambaNYA terhadapNYA, Right? innallaha ma'ashobirin

Senin, 04 Mei 2015

#Renungkan...

Diri ini tak luput dari SALAH, DOSA dan KHILAF.
diri ini selalu ingin benar tanpa mau disalahkan, diri ini selalu ingin dimengerti tanpa mau mengerti keadaan sekitar, dan diri ini terlalu egois dalam hal apapun.
Tanpa kita sadar diri ini adalah KITA, kita yang selalu merasa benar, kita yang selalu merasa baik dan kita yang selalu merasa tak pernah salah…
Merasa benar, mungkin itu adalah candu terbesar disetiap diri manusia baik SAYA maupun ANDA! diri yang tak mau disalahkan dan tak mau mengalah. 
Hidup itu saling memberi bukan hanya ingin diberi, hidup itu bukan hanya ingin dimengerti tapi saling mengerti.
Tanpa sadar mungkin pernah bersikap demikian, menyalahkan orang tanpa mau disalahkan, merasa benar dan terus mencari pembenaran, ntah harus sampai kapan itu terus berulang.
Dua hambatan terbesar dalam berhubungan dengan orang lain yakni 
Jikalau dia salah apakah anda benar?
Jikalau dia pendosa apakah anda tidak?
Memangnya diri ini sudah benar-benar baik????

Rabu, 08 April 2015

Don’t Judge Book By Cover ♥

Taukah Anda, saudaraku, Syaitan Masuk melalui hati-hati manusia yang merasa dirinya sudah sempurna?  Maka berhati-hatilah kawan yang sudah merasa memakai pakaian sesuai syariat, rajin pengajian, merasa ilmu agama anda sudah tinggi karena anda tidak pernah absen setiap hari mengikuti kajian… betul bahwa anda sudah melakukan ketaatan dengan berpakaian sesuai perintah ALLAH, mencari ilmu agama sesuai sunnah, tapi benarkah hati anda sudah tawadhu? 

Mari bercermin:
Adakah anda melihat wanita lain yang masih berhijab gaul sebagai muslimah yang tidak mengerti ilmu yang benar? Pernahkan anda merasa mereka yang tidak pengajian sebagai muslimah yang tidak berkedudukan dimata ALLAH sehingga anda meremehkanny, mengaggap rendah dan merasa tidak perlu untuk berbaik padanya? Pernahkah ada rasa bangga terselip karena pakaian anda begitu panjang saat anda melihat mereka yang masih mengumbar aurat atau berhijab tapi masih pakai jeans, turban dan lain sebagainya? Jujurlah pada hati anda, kalau YA berarti syaitan telah menduduki rasa sempurna anda dan menjadikannya jurang untuk menggelincirkan anda kedalam dosa.
Tidak adakah iri dan sirik menyerupai kedalam hati anda? Coba lihat dan peka terhadap sekeliling, kadang mereka yang masih berhijab gaul justru berakhlak sangat mulia, kompak dan saling menyayangi sesama saudara dan teman muslimahnya, saling memberikan hadiah, menyenangkan hati dan saling mendukung. Kita tentu saling melihat mereka yang kita anggap dibawah keilmuannya karena tidak pernah ngaji atau belum mengikuti jalan sunnah , justru begitu baik silaturahminya terhadap sesama manusia. Tidak saling iri bahkan saling menyokong mendukung sahabat-sahabatnya, misalnya sesama penjual mereka tidak saling menyikut bahkan saling hadir dengan cara hadir saat pembukaan toko temannya bahkan dengan bangga membeli atau memakai produk temannya walupun dianya sendiri punya toko produk sama, Mashaallah….. ingatkah kita bahwa MANUSIA YANG TERBAIK ADALAH YANG PALING BAIK AKHLAKNYA DAN BAIK PULA SILATURAHMINYA….
Apakah anda tidak malu yang sudah berpakaian syari dan ikut pengajian dimana-mana, tapi menyimpan ketinggian hati dan kesombongan diri? muhasabah diri lagi yuk....

 Saya juga belum tentu lebih baik dari kalian guys ♥♥♥